Ilmu Jurnalisme

S1 Ilmu Jurnalisme

Ilmu Jurnalisme adalah kegiatan menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada surat kabar, majalah, dan dipublikasikan di media massa. Dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas). Seorang jurnalis memiliki dua fungsi utama. Pertama, fungsi jurnalis adalah melaporkan berita. Kedua, membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita.

 

 

Kompetensi Lulusan

Lulusan Konsentrasi Ilmu Jurnalisme STIK “Pembangunan” dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada surat kabar, majalah, dan dipublikasikan di media massa.

Di samping itu lulusan juga mempunyai kemampuan untuk membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita.  Serta dibekali dengan pemahaman bahwa dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas).

Lulusan konsentrasi Ilmu Jurnalisme  memiliki kompetensi  :

    • Kualifikasi sebagai praktisi profesional di bidang jurnalisme yang berwawasan pragmatis, berjiwa wirausaha, bersikap inovatif, kreatif, produktif dan memiliki kemampuan analitis.
    • Menyusun rencana kerja redaksi lembaga broadcasting yang berazaskan kaidah-kaidah jurnalistik.
    • Melakukan pengumpulan bahan berita, mengolah, dan menyajikannya di media broadcasting.
    • Menganalisis pemberitaan di media massa dan memberikan alternatif solusinya.
    • Memimpin tim kerja redaksi media massa cetak dan elektronik.
    • Memimpin lembaga media massa baik media penyiaran dan media cetak.