Jurnalis dan PR Saling Terkait

09JURNALIS-PR

             MEDAN, WOL – Ilmu Komunikasi memang menjadi salah satu bidang yang banyak dimintai mahasiswa yang akan melanjutkan jenjang perguruan tinggi. Komunikasi juga memiliki cakupan yang cukup luas, yakni ilmu jurnalisme, public relations, dan broadcasting.

            Khusus PR dan jurnalisme, kedua jurusan ini memiliki keterkaitan yang sangat erat di mana keduanya secara bidang sangat berbeda. Demikian hal ini disampaikan Muhammad Rizky SIKom saat mengisi materi kegiatan Pembekalan Pendidikan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (PPMB STIK-P) Medan, Jumat (9/9).

            “Sebenarnya saya awalnya masuk di kampus STIK-P ini mengambil jurusan PR, tetapi karena ada ketertarikan tersendiri di bidang jurnalistik dan menuntut saya belajar dengan bekerja sebagai wartawan, maka saya pun mencari pengalaman dan ilmu tentang kewartawanan,” papar Rizki yang juga reporter Waspada Online.

            Hal selaras diungkapkan Ketua Konsentrasi Ilmu Jurnalisme STIK-P, Drs Nurhalim Tanjung MIKom. Dikatakan, bahwa memang Ilmu Komunikasi itu sangat luas dengan profesi jurnalis dan praktisi PR itu saling mengisi dan terkait.

            “Karena menjadi jurnalis dan PR itu harus memiliki etika yang baik ketika berhadapan dengan orang maupun narasumber, tidak menutup kemungkinan juga bagi mahasiswa yang akan memilih jurusan ilmu jurnalisme tidak bisa menjadi seorang PR, begitu juga sebaliknya,” kata Nurhalim juga lulusan STIK-P.

            Karena itu, kedua bidang ini sangat memiliki ikatan yang saling berkaitan, sama-sama harus siap mental dan memiliki manajemen etika yang baik.

            “Harapan saya, semoga para mahasiswa baru bisa menentukan keinginan dan cita-citanya, jangan terpengaruh dengan omongan orang, pilihlah jurusan sesuai kemampuan dan keinginan masing-masing, karena Ilmu Komunikasi ini sangat memiliki peluang kerja yang sangat luas,” tutup Nurhalim.

            Selain Rizky dan Nurhalim, panitia PPMB juga mendatangkan Hendri Fauzi SSos dari Metro TV Biro Sumbagut. Sesi broadcastingdisampaikan oleh Ramdeswati Pohan SSos MSP dan Sri Wana Sari SSos (TV One), sedangkan praktisi PR mendatangkan Ahmad Nasoha dari Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI). Keseluruhan narasumber merupakan alumni STIK-P.

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*