STIK-P Terbukti Pilihan Tepat

10 STIK-P 1
SAMA seperti kampus-kampus lain pada umumnya, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan juga menyambut mahasiswa baru dengan menggelar orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) bertajuk Pembekalan Pendidikan Mahasiswa Baru (PPMB).

Kegiatan ini memang kerap dilakukan sebelum mahasiswa baru mengawali perkuliahannya. Tahun ini, STIK-P menyelenggara PPMB pada 7-10 September 2016. Ketua STIK-P, Hj Ida Tumengkol BComm MHum, mengatakan mahasiswa baru akan mendapat pembekalan dan tambahan wawasan seperti ceramah, motivasi, kuliah umum, tata cara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) serta kegiatan lain yang bermanfaat dan edukatif.

“Hal ini merupakan kegiatan awal sebelum mengikuti proses perkuliahan pekan depan. Sebagai penutup, nantinya peserta akan outbound agar lebih fresh,” terang Hj Ida.

Dikatakan, tujuan kegiatan ini untuk membantu mahasiswa baru memiliki kemampuan beradaptasi dengan kehidupan dan lingkungan kampus, baik bidang akademik maupun non-akademik.

10ppmb1

“Proses penyelenggaraan pendidikan dilakukan dalam rangka mendorong terciptanya pembentukan character building pada mahasiswa. Seluruh kegiatan yang diselenggarakan mengarah pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dinamika zaman,” tambahnya.

Awalnya, Bu Ida menjelaskan Bunda Hj Ani Idrus mendirikan STIK-P dengan dua jurusan, yakni Public Relations (PR) dan Jurnalisme. Kini, zaman sudah berkembang dan STIK-P pun berbenah diri dengan menambah jurusan Broadcasting.

“Pada PPMB ini juga akan didatangkan praktisi masing-masing jurusan agar kalian bisa mendapatkan gambaran ilmu yang akan didalami nantinya selama empat tahun ke depan,” katanya.

STIK-P pun saat ini, lanjut Mem Ida, dilengkapi fasilitas lab radio, komputer, dan multimedia serta alat-alat pendukung terkini. Meski STIK-P itu kampus kecil, tidak demikian dengan lulusan maupun mahasiswanya karena terbukti di lapangan mereka lebih andal daripada kampus lain seperti USU, UMSU, dan sebagainya.

“Sebagai contoh, 85 % jurnalis dan fotografer di Sumut merupakan lulusan dari STIK-P. Namun, pencapaian itu harus disertai kerja keras, motivasi, tekad kuat serta sifat dinamis. Intinya, mahasiswa harus kreatif dan mampu mengembangkan potensi dalam diri. Itu tentunya menyahuti perkembangan zaman bahwa lulusan sarjana harus juga memiliki kompetensi,” pungkasnya

PPMB juga ditandai ceramah PR yang disampaikan oleh Ahmad Nasoha (Coca-Cola Amatil Indonesia) didampingi Dra Hj Nadra I Vita MSi sebagai kajur, jurnalisme oleh Hendri Fauzi (Metro TV) dan M Rizki (Waspada Online) didampingi Drs Nurhalim Tanjung MIKom serta broadcasting oleh Sri Wana Sari (TV One) ditemani Ramdeswati Pohan SSos MSP.

Selain itu, ceramah sistem belajar di perguruan tinggi disampaikan Prof Dr H Suwardi Lubis MS, akademik oleh Austin Tumengkol SSos MIKom, dan kemahasiswaan dipaparkan oleh Muhammad Hidayat SSos MA. *Arianda Tanjung/F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*