Home / Uncategorized / SERU! JALAN-JALAN SAMBIL BELAJAR DI USM

SERU! JALAN-JALAN SAMBIL BELAJAR DI USM

MEDAN – Gelaran Immersion, Projects, Appreciation and Tribute (IMPACT) ke-13 yang dilaksanakan oleh School of Communication Universiti Sains Malaysia (USM) tahun 2019 di Penang memberi kesempatan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan kembali ikut kompetisi di bidang keilmuan komunikasi.



School of Communication USM berdiri pada tahun 1970 dan saat ini dipimpin oleh Dr Nurzali Ismail sebagai dekan. Pusat Pengajian Komunikasi USM fokus pada jurnalistik, komunikasi persuasif dan film & broadcasting. Tak jauh berbeza dengan STIK-P yang memiliki konsentrasi jurnalistik, broadcasting, dan Public Relations (PR).



Sebagai balasan atas kunjungan mahasiswa jurnalistik USM ke STIK-P Medan pada April 2019 lalu, kali ini giliran anak-anak STIK-P menjadi tamu dan diajak berkeliling sambil belajar dan mempererat tali silaturahim yang telah terjalin dalam kegiatan study tour dan diskusi.




Sambutan hangat dari para mahasiswa, dosen, dan staf School of Communication USM mengawali perjalanan study tour pada 16 Desember 2019 tersebut. Mahasiswa STIK-P mengunjungi studio radio di Gedung D13. Studio ini terdiri atas dua ruangan produksi.



“Studio ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa broadcasting dalam menyelesaikan project di awal dam akhir tahun. Fasilitas terbilang memadai dengan adanya tanda-tanda isyarat yang ditempel di dinding sebagai panduan dalam mengoperasikan peralatan produksi,” sebut Yona, mahasiswa School of Communication USM.



Selanjutnya, kami dibawa ke studio perekaman gambar dan film yang diberi nama studio penggambaran (studio P Ramlee) dengan kapasitas 120 orang. P Ramlee merupakan pelakon terkenal di Malaysia pada tahun 1950an. Ia merupakan keturunan Indonesia-Malaysia, di mana ayahnya berasal dari Aceh dan ibunya dari Butterworth.



Study tour dilanjutkan dengan berkunjung ke “markas” mahasiswa jurnalistik School of Communication USM, yaitu Balai Media Pusat Pengajian Komunikasi USM. Gedung ini hanya dapat diakses dengan menggunakan kartu khusus milik mahasiswa, dosen maupun staf. Balai Media digunakan untuk menghasilkan produk-produk jurnalistik, baik itu tugas perkuliahan maupun produksi Berita Kampus USM.



Lantai 1 terdiri atas ruang khusus kewartawanan, redaksi, belajar, dan pertemuan. Di lantai 2 terdapat lima ruang diskusi dengan kapasitas ruangan berbeda. Luar biasanya lagi, mereka memiliki mesin cetak sendiri. Amazing bukan?!



Di penghujung kegiatan, kami menggelar diskusi “The Future of Journalism” membahas perkembangan jurnalistik dulu, kini, dan masa depan. Diskusi berlangsung intens dan menyenangkan, di mana para dosen dan mahasiswa saling tukar pendapat tentang media massa di Indonesia dan Malaysia.



Mahasiswa jurnalistik USM didampingi Dr Nik Norma Nik Hasan, sedangkan dosen STIK-P diwakili oleh Austin Tumengkol SSos MIKom, Suprapti Indah Putri SP MIKom, Lia Anggia Nasution SSos MIKom, dan Fitriyanti SSos MA.



Seperti biasa, segala kegiatan dan moment wajib diabadikan. Karena itu, mahasiswa dan dosen dari STIK-P maupun School of Communication USM sama-sama bergaya di depan kamera. Seru, fun, dan sarat manfaat. See you guys soon… (louis)

Leave a Reply

Powered by keepvid themefull earn money